Serial Peluang Bisnis #3 : 6 (enam) Poin untuk memulai usaha

Serial Peluang Bisnis #3 : 6 (enam) Poin untuk memulai usaha

Serial Peluang Bisnis #3 : 6 (enam) Poin untuk memulai usaha

Pada serial Peluang bisnis kali ini, saya ingin berbagi pengetahuan lagi terkait cara memulai usaha. Mudah-mudahan apa yang akan saya sampaikan ini bisa berguna buat teman-teman dalam memulai bisnis. 

Ada 6 point yang perlu mendapat perhatian ketika ingin memulai usaha.

Poin pertama adalah Tentukan jenis usahanya.
Sebelum memulai usaha harus kita ketahui jenis usahanya apa ? peluang bisnis mana yang akan kita pilih, kemudian kalau kita sudah tahu usaha yang jelas artinya kita tahu arahnya, kita tahu ke mana akan kita kembangkan usaha tersebut. Termasuk memahami seluk beluk usaha yangakan kita jalankan.

Terus usaha bentuk apa yang bisa dijalankan di rumah ? misalnya jasa catering, bisa juga laundry, bisa juga catering, bisnis rumah kontrakan atau yang lainnya. Bisa aja jual beli barang-barang bekas yang ada di sekitar kita atau banyak lagi yang bisa kita bisniskan. Intinya adalah Pilih jenis usaha yang memang sesuai dengan kemampuan teman-teman. Jangan sampai memilih peluang bisnis dari jenis usaha yang teman-teman sendiri merasa tidak mampu untuk melakukannya. Lakukanlah sesuai dengan kemampuan kita karena ujung-unjungnya atau akhirnya kita harus bisa melakukannya. 

Bisa saja kita jadikan peluang bisnis karena itu menjadi hobbi, bukan suatu karena paksaan tetapi sesuatu yang menarik buat kita. Kenapa menarik ? karena hobbi. Hobbi dalam artian disenangi, kemudian untuk menjalankannya tidak ada rasa terpaksa atau bisa juga dianggap sesuatu yang bisa bermanfaat buat orang-orang yang ada di sekitar kita. Itu menjadi motivasi karena kita merasa setiap melakukan sesuatu artinya kita telah memberi manfaat buat orang lain.

Jangan sampai melakukan bisnis yang kita hanya fokus keuntungannnya dan tergiur kisah sukses orang lain tapi teman-teman tidak ketahui cara menjalankannya. Karan kisah sukses itu biasanya bagi orang-orang yang konsisten dengan usahanya, bukan karena jenis kategori usahanya. 

Itu Poin pertama. Langkah kedua adalah memulai dari barang yang kita punya.,
Barang yang terdekat dengan yang kita punya misalnya teman-teman punya saat ini HP atau komputer ? Ayo mulai bisnis dari barang-barang yang kira miliki saat ini. Jangan terlalu berangan-angan bisnis harus menggunakan alat yang sophisticated sehingga kita tidak melangkah-melangkah untuk menjalankannya. Bisa juga dari mobil yang kita punya sekarang ini ada grab ada go car dan lainnnya.
Bisa juga misalnya rumah kita yang kemudian salah satu kamar dijadikan kamar kost. Ini yang bahkan dilakukan awal oleh Robert T. Kiyosaki yang saat ini memiliki aset besar. Ternyata mulai dari rumah kostnya. Nah itu poin ke dua Mulai dari apa yang kita miliki saat ini.
Selanjutnya apalagi yang lain? Poin ke 3 (tiga) untuk memulai bisnis setelah kita tahu bahwa memulai bisnis itu adalah harus dari yang terdekat dengan kita maka selanjutnya adalah menentukan pasar sekali lagi dimana mana yang harus ditentukan itu adalah pasar. Kalau di korporasi besar survey atau riset pasar itu dilakukan sampai beberapa tahun sebelum melakukan investasi Nah kalau kita nggak usah survei pasar sebesar dan detail itu cukup lakukan riset pasar kecil-kecilan, misalnya kita ngecek di Mbah Google gitu yang banyak dicari orang apa sih? atau bisa juga ngecek di shopee atau Lazada atau Tokopedia. Cek yang orang-orang cari itu apa sih nah dari situ kemudian kita bisa mengetahui ... Cari toko yang paling laris, kemudian kita hanya perlu mencari jenis toko yang bisa di dropship
Fase atau point ke empat adalah mulai jalankan usaha
Untuk menjalankan usaha tersebut dengan cara membuat usaha-usaha atau produk-produk yang relevan dengan hasil survey kita tadi. Jika hasil surveynya mengatakan OK... kita membutuhkan barang-barang kebutuhan rumah tangga ya... cari jadi itu sebagai peluang bisnis dengan  mencoba bisnis yang memenuhi kebutuhan rumah tangga yang sesuai dengan hobi kita.

Atau misalnya kita juga bisa membuat usaha-usaha yang berkenaan dengan hobi orang lain misalnya ada orang lain senang untuk memelihara hewan misalnya... maka kita berusaha untuk mencari usaha-usaha yang bisa memfasilitasi supaya orang itu dalam memelihara hewan, itulah Kenapa berdiri tempat-tempat penitipan hewan bagi pemilik yang lagi bekerja atau Tempat perawatan hewan piaraan bahkan ada tempat memandikan hewan kemudian tempat jualan-jualan makanan-makanan hewan itu. Semua Peluang bisnis yang kita peroleh karena kita ingin memfasilitasi segmen pasar yang ada disekitarnya.

Poin Yang kelima setelah kita berusaha untuk menjalankan bisnis dengan menemukan yang dibutuhkan oleh masyarakat, selanjuntnya kita mulai melakukan operasional usaha di operasional usaha aspek yang paling penting adalah kita tahu Bagaimana usaha itu dijalankan apa bahan-bahannya ? apa produknya? kalau sudah tahu produknya kemudian kita melakukan pemasaran pemasaran ini penting Kenapa karena Kapan kita tidak melakukan pemasaran, maka orang tidak akan mengenal bisnis kita memang kalau di beberapa tempat untuk pemasaran itu membutuhkan biaya, bahkan yang di dunia online pun itu tidak gratis.. gratis... gratis... gratis.... Tapi tetap ada usaha ada uang modal yang dikeluarkan untuk melakukan pemasaran. Skalanya bisa sesuai dengan ekpektasi kita. Bisa banyak, bisa sedikit tergantung segmen pasar mana yang kita tuju Kalau sifatnya lokal ya bisa sedikit tapi sekolah sifatnya nasional ya bisa lebih banyak.

Yang terakhir adalah kita mereview hasil dari usaha kita kalau sudah melakukan review maka ketahuan Apakah kita melanjutkan usaha tersebut atau justru sebaliknya. Tapi ingat usaha itu tidak ada yang sukses dalam satu kali usaha itu harus berulang-ulang harus beberapa kali dievaluasi sampai pada akhirnya akan sukses


Itu saja tips dari saya sekian Semoga manfaat...Salam